Menjadi Lebih Baik 0,1% Setiap Hari

Dulu saya pikir perubahan itu harus besar. Harus drastis. Harus terlihat dan terasa. Saya pikir kalau mau berubah ya sekalian aja, langsung jadi rajin, langsung berhenti merokok, langsung tidur awal, langsung hidup sehat. Tapi ternyata, itu cara berpikir yang keliru. Dan cara pikir keliru ini membuat banyak orang frustrasi di tengah jalan karena mereka menuntut hasil besar dari usaha instan.

Saya sendiri pernah beberapa kali terjebak dalam euforia perubahan besar. saat usia saya 16 tahun, saya pernah join disalah satu perusahaan dengan bisnis model Multi Level Marketing, suatu hari, Top Leader didatangkan dari ibu kota untuk memotivasi kami diujung timur Indonesia, pulang-pulang dari kegiatan tersebut, saya langsung bikin jadwal hidup ideal: bangun jam 4 pagi, olahraga, baca buku, kerja, belajar skill baru, tidur jam 9 malam. Jadwalnya sempurna. Tapi bertahan cuma dua hari. Hari ketiga saya kembali begadang sambil nonton main Harvest Moon (Game PS1) dan beberapa hari setelahnya kembali merokok.

Akhirnya saya sadar, bahwa perubahan itu bukan soal lompatan, tapi soal akumulasi kecil yang konsisten.


0,1% Itu Sepele, Tapi Menumpuk

Coba bayangkan: kalau hari ini Anda jadi 0,1% lebih baik dari kemarin, dan besok Anda naik lagi 0,1%, dan seterusnya selama setahun penuh, hasil akhirnya bukan cuma 36% lebih baik. Bukan. Karena 0,1% itu akan terus bertumbuh, menumpuk secara eksponensial. Dalam waktu satu tahun, Anda bisa 44% lebih baik dari sebelumnya, bahkan lebih jika Anda konsisten.

Masalahnya, kebanyakan orang tidak sabar melihat hasil kecil, padahal perubahan besar itu cuma milik orang yang setia dengan hal-hal kecil.


Contoh Nyata: Berhenti Merokok dan Begadang

Saya punya teman, sebut saja Budi. Dulu dia merokok 1 bungkus sehari. Mau berhenti total tapi selalu gagal. Akhirnya dia ubah pendekatan: minggu pertama, dia kurangi jadi 18 batang. Minggu berikutnya, 16 batang. Lalu 14. Pelan-pelan, tanpa sadar, dalam waktu 6 bulan dia berhenti total. Tanpa paksaan, tanpa merasa tersiksa. Karena dia ubah 0,1%-nya tiap hari.

Saya sendiri dulu punya kebiasaan buruk: begadang tanpa alasan yang jelas. main game, baca artikel nggak penting, kadang cuma mikir hal-hal absurd sampai jam 2 pagi. Saya coba langsung ubah: tidur jam 10 malam. Gagal. Berkali-kali.

Akhirnya saya ubah pendekatannya. Setiap hari saya percepat tidur saya 5-10 menit lebih awal. Dari jam 2, jadi 1.50. Besoknya 1.40. Dan begitu seterusnya. Perubahan kecil, tapi stabil. Sampai akhirnya tubuh saya mulai terbiasa tidur sebelum tengah malam, tanpa harus dipaksa atau pakai obat.


Mereka yang Memuja "Lompatan" Biasanya Gagal

Saya ketemu banyak orang yang bilang ingin sukses, ingin berubah, tapi selalu pakai pola "kalau".

  1. Kalau saya udah punya modal.

  2. Kalau saya udah punya waktu.

  3. Kalau saya udah siap total.

Padahal mereka nggak sadar, bahwa perubahan bukan soal kesiapan, tapi soal keberanian memulai dari yang kecil dan konsisten. Kalau Anda menunggu momentum sempurna, Anda akan menunggu seumur hidup. Karena kesempurnaan itu ilusi.


Kenapa 0,1% itu Powerful?

Karena 0,1% tidak membuat Anda takut. Tidak membuat Anda menyerah. Tidak membuat Anda frustrasi.
Tapi kalau dilakukan terus menerus, 0,1% akan jadi 1% dalam 10 hari, jadi 10% dalam 3 bulan, jadi orang baru dalam setahun.

Sama seperti korupsi. Tidak pernah langsung milyaran. Awalnya cuma uang bensin. Lama-lama uang proyek. Dan akhirnya Anda baca namanya di berita.


Penutup: Pilih Jalur Orang Biasa, Bukan Superhero

Saya bukan motivator. Saya bukan superhero yang tiba-tiba hidupnya berubah 180 derajat. Tapi saya percaya, bahwa perubahan besar tidak dimulai dari niat besar, tapi dari kebiasaan kecil yang tidak putus.

Kalau hari ini Anda bisa tidur 5 menit lebih awal, atau menolak satu batang rokok saja, itu lebih baik daripada berniat berhenti total tapi terus gagal.

Ingat: Anda tidak butuh jadi luar biasa hari ini.
Cukup lebih baik 0,1% dari kemarin.
Dan ulangi itu setiap hari.


“Perubahan yang tahan lama bukan berasal dari niat besar, tapi dari kesetiaan terhadap hal-hal kecil yang tak terlihat.”
— Ardy Tanfil. T

Kalau Anda butuh revolusi dalam hidup, mulailah dari evolusi kecil yang konsisten.

Komentar

Postingan Populer