CITA-CITA DAN ANGAN-ANGAN
tiga tahun lalu, saat saya masih menjadi dosen di Universitas Medika Suherman, saat makan siang, kebetulan didepan saya adalah anak SMK yang juga bersekolah di Yayasan yang pemiliknya sama. kami kemudian berbincang-bincang banyak hal, kami berbincang game, kehidupan, hingga saya mengenang masa-masa saya saat menempuh pendidikan seperti yang saat ini ia jalani.
sampai diwaktu saya kemudian menanyakan, cita-citanya apa dan anak itu menjawab ingin menjadi seorang pengacara karena ia tidak cocok dengan jurusan yang saat ini ia ambil di SMK. saya kemudian bertanya, mau kuliah dimana?
anak itu menjawab bahwa ia masih bingung karena ia harus memilih UI, UGM, atau Airlangga. saya kaget, luar biasa sekali kampus-kampus yang menerima anak ini, dia pasti pintar sekali. Namun, saya lebih kaget lagi ketika ia mengatakan bahwa seleksi kemarin dia gagal disemua kampus yang dia sebutkan, lah kocak.
anak itu tidak bisa membedakan antara cita-cita dan angan-angan, cita-cita itu adalah sesuatu yang bisa diraih sedangkan angan-angan tidak. kalau dia keterima disemua PTN yang dia sebutkan dan dia bingung memilih maka itu adalah cita-cita karena dia sudah mencoba dan berhasil, tinggal menunggu waktu hingga ia menjadi seorang sarjanan hukum dan mewujudkan dirinya menjadi pengacara. Namun, kalau keterimapun tidak, itu namanya angan-angan.
mungkin pembaca mengatakan, bahwa ia bisa kuliah dikampus swasta, masalahnya ia membuat pengakuan kalau ekonomi keluarganya juga sedang tidak baik-baik saja, itu sebabnya ia harus masuk PTN karena swasta harganya sangat tidak bersahabat dengan ekonomi keluarganya. namun, kalau dia belum lulus satupun PTN, maka sebenarnya ia hanya berangan-angan.
saya beri analogi sederhana, kalau saya mengatakan bahwa saya ingin memiliki istri orang jawa, pendidikannya minimal S1, dan sudah bekerja maka itu disebut dengan cita-cita. cita-cita bisa terwujud dan bisa tidak namun berbeda dengan angan-angan, angan-angan pasti tidak terwujud. Misalnya, saya katakan, saya ingin menikahi Taylor Swift atau ingin menikahi Rihana, maka itu namanya angan-angan. Akses kesana saja, probabilitasnya sangat sangat sangat kecil, bagaimana mungkin saya bisa menikahi artis2 Hollywood tersebut.
cita-cita adalah hal yang rasional dan kemungkinan dapat diwujudkan, sementara angan-angan hanya omong kosong dan hanya hiburan sebagai sebuah topik di tongkrongan. pertanyaannya sekarang, impianmu itu cita-cita atau angan-angan?
Komentar
Posting Komentar