AMATI, TIRU, DAN MODIFIKASI

Salah satu cara untuk mencapai kesuksesan adalah dengan teknik amati tiru dan modifikasi, teknik ini adalah teknik lama yang masih sangat relevan hingga saat ini. tekniknya sederhana, cari orang yang sudah sukses dibidang yang kita ingin sukses kemudian kita amati (apa-apa saja yang membuat dia mencapai pencapaiannya), lalu kita tiru langkah-langkah atau strategi yang dia gunakan, kemudian kita modifikasi (lakukan evaluasi dan singkirkan kekurangan atau hal-hal yang tidak cocok dengan diri kita).



Salah satu tokoh yang menggunakan teknik ini adalah Tung Desem Waringin, Tung Desem Waringin adalah pelatih sukses nomor 1 di Indonesia versi majalah marketing dan tentunya Tung Desem Waringin sangat kaya raya dan memiliki pengikut yang relatif banyak. Tung Desem Waringin mengamati Anthony Robbins yaitu pelatih sukses nomor 1 di dunia, kemudian Tung Desem Waringin tahu bahwa untuk sukses seperti Anthony Robbins harus membuat pelatihan yang sama, dibenak saya, mungkin saja Tung Desem Waringin berpikir bahwa jika satu orang peserta pelatihan membayar sekian dan dikali sekian maka akan lebih cepat menghasilkan uang dan uangnya bisa dipakai untuk bisnis dan investasi yang akan menghasilkan kekayaan lebih cepat dan membuat ia lebih kaya. Tung Desem Waringin kemudian memodifikasi pelatihannya, ia menyesuaikan dengan kondisi masyarakat Indonesia yang dizaman itu (tahun 2006 - 2010) banyak yang membutuhkan pelatihan keuangan sehingga ia membuat Financial Revolution yaitu sebuat pelatihan keuangan untuk menuju kebebasan finansial, setidaknya begitu klaim dari Tung Desem Waringin.



Tokoh lain yang memanfaatkan teknik ini adalah Deddy Corbuzier, Deddy Corbuzier ketika menjadi seorang pesulap profesional ia meniru gaya rambut Max Maven, meniru cara berbicara Eugene Burger, dan meniru permainan sulap dari Uri Geller. Ketiga tokoh yang ditiru oleh Deddy Corbuzier adalah pesulap terbaik didunia yang sangat sukses. Selain itu, Deddy Corbuzier juga membuat acara The Master, reality show dibidang seni sulap. The Master sendiri bukan acara original dari kepala Deddy Corbuzier, Deddy menciplak The Phenonemon yang ada di Amerika, Deddy menggunakan konsep yang sama dimana ia menjadi juri dengan Rommy Rafael meniru Criss Angel dan Uri Geller saat menjadi juri diacara The Phenomenom.



Bisa dikatakan, Deddy Corbuzier ini ahlinya teknik ini karena setelah berhasil dengan acara The Masternya ia membuat Magic Comic yang meniru acara Fool Us milik pesulap Pen and Teller, Deddy corbuzier juga terus sukses karena terus menerus menggunakan teknik ini dimana saat ia membuat Podcast Close The Door juga meniru Podcaster sukses yang bernama Joe Rogan. Deddy Corbuzier berhasil membuktikkan bahwa teknik ini sangat luar biasa dan mengantarkannya sukses secara konsisten.

Baru-baru ini ditahun 2024 nama Timothy Ronald sempat meledak di Indonesia, banyak yang membeli kelas Akademi Crypto yang dibuatnya sehingga ia bisa menjadi sangat kaya diusia muda. Timothy Ronald juga menggunakan cara yang sama dengan Tung Desem Waringin dan Deddy Corbuzier, lihat sesuatu yang hebat diluar lalu tiru habis-habisan. Timothy Ronald meniru Andrew Tate, meniru Imam Ghazi, dan tentu cara itu sangat berhasil yang dapat dilihat dari total kekayaan yang ia kumpulkan.



Tokoh terakhir yang dapat saya beri contoh adalah Lo Kheng Hong, Lo Kheng Hong meniru Warren Buffet, ia mencari saham-saham dengan nilai yang baik dan memiliki masa depan bisnis yang cerah, Lo Kheng Hong sangat sabar menahan saham tersebut hingga akhirnya sahamnya naik berkali-kali lipat dan kemudian ia bisa menjual saham itu dan mendapatkan keuntungan yang berlipat. Sayangnya Lo Kheng Hong tidak meniru warren buffet secara kaffah atau secara keseluruhan, dimana kita tahu bahwa buffet kaya karena Geico, yaitu perusahaan asuransi yang dimiliki oleh buffet, buffet menjadikan Geico sebagai venture equitynya sehingga ia bisa mengelola hedge fundnya dengan baik. Walaupun demikian, Lo Kheng Hong yang meniru sebagian saja, bisa menghasilkan uang yang banyak dan dapat dikatakan sangat sukses.

Deddy Corbuzier tentu tidak pernah setenar Criss Angel, Tung Desem Waringin juga tidak dikenal diseluruh dunia seperti Anthony Robbins, begitu juga dengan Timothy Ronald yang tidak setenar Andrew tate atau Lo Kheng Hong yang tidak sekaya Buffet. Namun demikian, ketika kita meniru orang yang lebih sukses, kita bisa mendapatkan kesuksesan mereka setengah atau seper empatnya, sangat menguntungkan dibandingkan tidak sama sekali.


Komentar

Postingan Populer